Liburan tahun baru tlah tiba. Saatnya untuk belanja kenangan. Iya..jika orang lain mungkin hunting suvenir tempat-tempat wisata, saya lebih suka hunting moment-moment indah dan photographic untuk koleksi. Cari-cari tiket transportasi jakarta malang yang terjangkau untuk liburan keluarga besar. Pilihan saya jatuh  pada moda kereta api. Saya memang selalu jatuh cinta dengan pemandangan di sepanjang rel kereta pulau jawa. So take the train and lets travel.

Kami berangkat dari stasiun senen dengan kereta matarmaja pukul 6.45 petang. Pertama kali buat kami menggunakan kereta ekonomi setelah era reformasi KAI. Katanya sudah sangat lebih baik dibanding sepuluh duapuluh  tahun lalu saat saya mesti berdesak-desakan macam ikan pindang sebelum bisa sampai di kampung kakek di jogja. Kalau gak pernah di coba, kita gak akan tahu kemajuan KAI kita kan.

 

Kereta berangkat sangat tepat waktu. Kesan pertama yang hebat

Masuk ke dalam gerbong, Penyejuk ruangannya sudah terasa dengan AC indoor yang terpasang 3 unit di tiap gerbongnya. Dua lubang colokan listrik untuk isi daya hape tersedia di bawah jendela. Asyik nih. Gak bakal mati gaya dong selama di dalam kereta. Sedikit ketidaknyaman saja yang saya rasa. Jarak antar kursi yang berhadapan yang terlalu sempit membuat dengkul sering harus berebut tempat dengan dengkul di depannya. Bayangkan deh kalau di depan kita adalah orang yang belum kita kenal. Tapi selebihnya, naik kereta ekonomi buat saya sudah cukup nyaman dan sangat manusiawi untuk jadi pilihan transportasi yang cepat tanpa macet.

Sejak kecil, satu hal yang sangat saya nikmati saat sedang berkereta api. Adalah pemandangan pedesaan, persawahan, gunung dan sinar mentari pagi yang menyeruak dari kabut pagi yang menggantung. Satu pemandangan yang selalu memikat mata. Damn..I love Indonesia.

Berikut ini beberapa foto yang saya ambil menggunakan kamera hape saat pagi menyingsing di sepanjang perjalanan kereta dari jawa tengah ke jawa timur. Setuju kan, kalau Indonesia itu indah.

Sunrise indah di tepi rel kereta.