Bagi turis yang datang ke Singapura. Negeri ini selalu identik dengan harga makanan yang tidak murah alias mahal. Ah tapi tidak juga kok. Jika wisatawan mau makan macam orang lokal di sini. Bukan saja dapat makan murah dan hemat di dompet, tapi juga makan nikmat di perut.

Salah satu makanan nikmat dan murah bin hemat itu adalah Roti Prata. Aslinya berasal dari India selatan makanan ini di bawa masuk ke singapura dan malaysia oleh imigran dari India. Di malaysia lebih dikenal dengan nama Roti Canai.

Saya mengulas roti prata ini bukan tanpa sebab. Karena setiap kali saya selesai gowes minggu pagi di singapura seperti saat gowes minggu lalu. Selalu saja pilihan sarapan yang paling menggugah selera saya ya roti prata ini. Pun saya amati goweser-goweser lokal di sini selalu memilih roti prata untuk mengisi perut mereka saat selesai bersepeda atau akan mulai bersepeda.

Percaya atau tidak, makanan yang selembarnya saja masuk ke dalam perut sudah mengenyangkan ini hanya dijual seharga 1 Dollar singapura perlembarnya. Plus satu gelas teh tarik panas, yaitu teh yang dicampur dengan creamer kental dalam cangkir alumunium di aduk lalu dituangkan dari cangkirnya ke gelas teh dengan cara menarik cangkirnya ke atas hingga air tehnya jatuh masuk berbuih-buih ke dalam gelas. Total damage sekali makan plus minum tak lebih dari 2 Dollar. Makanan yang murah kan? Silahkan bandingkan dengan menu sarapan atau makan malam lainnya. Mesti tak terkalahkan, tak terbandingkan hehe..

Tapi kalau dari penampakannya sebutan roti mungkin jadi salah kaprah ya..karena roti prata malah lebih mirip dengan pancake. Karena bentuknya yang pipih dan bundar dengan diameter lebih kurang 15 cm makanya akhirnya di namakan prata yang arti lepasannya kira-kira pipih atau rata.

Prata terbuat dari adonan tepung khusus yang diolah dengan tambahan air dan garam lalu diaduk hingga rata dan kenyal. Lalu dipanggang di atas wajan lebar dan datar dengan olesan  mentega diatas wajannya. Tapi saya amati kebanyakan penjual roti prata tidak membuat adonannya sendiri. Melainkan memesannya kepada supplier khusus adonan roti prata.

Terasa krispi di pinggirannya tapi lembut dan kenyal di bagian tengahnya. Jika pembaca suka dengan Pizza, roti prata cita punya cita rasa yang mirip. Hanya saja Prata tidak tebal dan mengembang seperti Pizza.

Menyaksikan dengan mata kepala sendiri cara memasaknya di atas wajan akan sama mengasyikkannya saat menikmati makanan ini di dalam mulut. Jika kalian suka membeli dan melihat penjual martabak telor di Jakarta menggoreng martabaknya, seperti itulah kira-kira. Tapi prata tidak ada adegan mengocok telor, daging dan sayuran lalu ditumpahkan di atas adonan lebar. Cukup adonan ditarik-tarik hingga melar lalu dipanggang di atas wajan.

Roti Prata Plain atau Kosong. Tanpa isi, dengan teh tarik sebagai pendamping makan

Jenis roti prata paling basic ya Prata Plain atau Prata Kosong. Kosong karena pratanya tidak ditambahkan apa-apa sebagai toppingnya. Cukup adonan tepung prata lalu dipanggang di wajan dengan mentega. Seperti saya sebut di atas, harga prata kosong ini hanya 1 dollar per lembarnya. Murah saja pembaca.

Prata Onion. Dengan tambahan bawang. Lezat dan beraroma.

Selain yang versi kosong, sekarang variasi prata makin banyak dan makin menggugah selera. Sebagai toppingnya bisa dipilih beberapa variasi seperti Onion Prata yang berisi bawang. Cheese Prata yang berisi keju, Egg Prata, Banana Prata, dan Mushroom Prata Beberapa variasi inilah yang pernah saya lihat dan nikmati. Tentu ada isi ada harga dong..Prata dengan variasi topping dijual dengan harga mulai 2 dollar singapura. Masih tetap murah kan..hehehe.

Prata cheese and egg. Lapisan keju dan siraman telur di dalam lipatan prata.

Mushroom Prata. Pizza versi India hemat nikmat. Dua dollar saja perlembarnya.

Prata biasanya akan di sajikan bersama kuah kari ikan atau kari kambing yang disajikan dalam piring terpisah. Untuk yang vegetarian tak perlu khawatir karena bisa meminta kari dari kacang-kacangan yang disebut ‘dahl’. Cara menikmati roti prata yang paling afdhol dan lezat adalah dengan merobek roti prata menggunakan tangan, lalu cocol-cocolkan ke dalam kuah kari yang tersedia sebelum meluncur masuk dalam kunyahan mulut. Diselingi dengan meminum teh tarik, sensasi makannya akan terasa India style “nehi-nehi, aha-aha” nya deh.

Saat paling nikmat menyantap roti prata adalah saat pagi hari atau malam sebagai late supper. Tapi kapan saja pun saat lapar mendera roti prata bakal terasa nikmat untuk di coba.

Kebanyakan penjual roti prata ini adalah restoran India dan melayu. Mudah saja menemukan restoran seperti ini di Singapura. Restorannya pakai nama india atau melayu serta kadang ditambahkan dengan tulisan arab di papan namanya yang menandakan makanan yang di jual adalah makanan halal semua.

Ada beberapa restoran roti prata yang terkenal dan di rekomendasikan di Singapura jika pembaca ingin mencobanya saat berkunjung di negeri multi kultural ini. Harganya pun masih relatif murah. Saya akan rangkum beberapa yang rekomended.

  1. Prata Wala. Restoran wara laba bercita rasa india yang khusus buka di mall-mall singapura. Silahkan cek direktori mall yang pembaca singgahi untuk mengetahui lokasi tepatnya.
  2. Zam zam restoran. 697 North Bridge Road. Terletak persis di seberang Masjid Sultan dekat Bugis MRT.
  3. Suriya Vegetarian Restoran. 140 Serangoon Road. (Ini di little india).
  4. Thohirah Restoran.  Restaurant: 235/237/239 Jalan Kayu. Di ujung utara pulau.
  5. Food Republic food court. Wisma Atria (orchard) dan di Vivocity Malls (dekat harbourfront ferry terminal).

Nah..kiranya cukup di sini dulu sharing saya tentang makanan hemat nikmat di Singapura. Silahkan di coba, ditanggung ketagihan hehehe.